UIPUR

Rupiah dalam Selimut

UIPUR

I Ngurah Gede Adi Putra
I Ngurah Gede Adi Putra 12 Jun 2026

#Rupiah dalam Selimut: Kebiasaan Sederhana yang Perlu Diubah untuk Menjaga Rupiah

Pernah menemukan uang Rupiah terselip di dalam buku, saku pakaian, tas, bahkan di bawah bantal atau selimut? Meski sering dianggap sepele, kebiasaan menyimpan uang di sembarang tempat dapat menyebabkan Rupiah menjadi kusut, terlipat, lembap, bahkan rusak tanpa disadari.

Padahal, Rupiah tidak hanya berfungsi sebagai alat pembayaran yang sah di Indonesia. Lebih dari itu, Rupiah merupakan simbol kedaulatan negara yang merepresentasikan identitas dan kebanggaan bangsa. Oleh karena itu, menjaga kondisi Rupiah merupakan tanggung jawab bersama sebagai wujud penghormatan terhadap simbol negara.

Dalam kehidupan sehari-hari, kerusakan uang sering kali terjadi bukan karena penggunaan yang intensif, melainkan akibat perlakuan yang kurang tepat. Mulai dari melipat uang agar mudah disimpan, mencoret lembar Rupiah, meremasnya ke dalam saku, membasahinya, hingga menyatukannya menggunakan staples. Kebiasaan-kebiasaan tersebut dapat mempercepat kerusakan fisik uang dan mengurangi masa edar Rupiah.

Melalui program Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah, Bank Indonesia mengajak masyarakat untuk menerapkan prinsip 5J sebagai langkah sederhana dalam merawat Rupiah, yaitu Jangan Dilipat, Jangan Dicoret, Jangan Diremas, Jangan Dibasahi, dan Jangan Distapler. Gerakan ini menjadi bentuk nyata kepedulian masyarakat dalam menjaga kualitas Rupiah agar tetap layak edar dan nyaman digunakan dalam aktivitas ekonomi sehari-hari.

Menjaga Rupiah sesungguhnya tidak memerlukan langkah yang rumit. Cukup dengan menyimpan uang di tempat yang aman, menggunakan dompet yang sesuai, serta menghindari perlakuan yang dapat merusak fisik uang. Langkah sederhana tersebut akan memberikan dampak besar dalam menjaga kualitas Rupiah yang beredar di masyarakat.

Ketika setiap orang mulai peduli terhadap kondisi Rupiah yang dimilikinya, maka secara tidak langsung kita turut menjaga martabat Rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa. Karena mencintai Rupiah bukan hanya tentang menggunakannya dalam transaksi, tetapi juga tentang merawat dan menjaganya agar tetap bernilai dan bermakna bagi Indonesia.

Mari mulai dari kebiasaan kecil hari ini. Pastikan Rupiah tidak lagi "bersembunyi" di tempat-tempat yang berpotensi merusaknya. Dengan menerapkan gerakan 5J, kita telah mengambil bagian dalam menjaga Rupiah untuk Indonesia yang lebih baik.

Rupiah Terjaga, Kedaulatan Bangsa Terpelihara.

Leave a reply