MPLS Jadi Momentum Menanamkan Cinta Rupiah Sejak Dini di SD Negeri 6 Kuta
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bukan hanya menjadi awal perjalanan peserta didik di lingkungan pendidikan, tetapi juga momentum untuk menanamkan karakter dan nilai-nilai kebangsaan. Melalui semangat tersebut, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali melalui Unit Implementasi Pengelolaan Uang Rupiah (UIPUR) kembali menghadirkan program RUPADEWA (Rupiah Pesona Dewata) dengan memberikan edukasi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah kepada peserta didik baru SD Negeri 6 Kuta, Jumat (17/7/2026).
Sebanyak 120 peserta didik baru mengikuti kegiatan yang dikemas secara interaktif dan menyenangkan. Suasana belajar berlangsung penuh antusiasme ketika para siswa diajak mengenal Rupiah melalui permainan edukatif, diskusi ringan, tanya jawab, dan kuis yang disesuaikan dengan karakteristik anak-anak sekolah dasar. Pendekatan tersebut membuat materi lebih mudah dipahami sekaligus menumbuhkan rasa ingin tahu peserta terhadap Rupiah.
Dalam sesi edukasi, peserta diperkenalkan pada makna Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah sebagai bagian dari pembentukan karakter sejak hari pertama memasuki bangku sekolah. Anak-anak diajak memahami pentingnya merawat uang Rupiah, mengenali ciri-ciri keaslian uang, serta menyadari bahwa Rupiah merupakan simbol kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang patut dijaga dan dibanggakan oleh setiap warga negara.
Selain itu, peserta juga memperoleh pengenalan mengenai literasi keuangan sederhana yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Melalui penyampaian yang komunikatif, siswa diajak membangun kebiasaan menabung, menggunakan uang secara bijak, serta menerapkan prinsip 5 Jangan—jangan dilipat, jangan dicoret, jangan diremas, jangan dibasahi, dan jangan distapler—agar uang Rupiah tetap terjaga kualitasnya dan layak edar.
Kegiatan ini juga mendorong para peserta didik untuk menjadi Sobat Rupiah, yaitu generasi muda yang tidak hanya memahami nilai-nilai Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan membiasakan perilaku positif terhadap Rupiah sejak dini, para siswa diharapkan dapat menjadi teladan sekaligus menyampaikan kembali pesan tersebut kepada keluarga, teman, dan lingkungan sekitarnya.
Antusiasme yang ditunjukkan peserta sepanjang kegiatan menjadi gambaran bahwa edukasi literasi Rupiah dapat diterima dengan baik apabila dikemas secara kreatif dan dekat dengan dunia anak. Dukungan dari pihak sekolah semakin memperkuat sinergi antara Bank Indonesia dan dunia pendidikan dalam membangun generasi yang memiliki karakter, literasi keuangan, serta kepedulian terhadap Rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa.
Melalui program RUPADEWA, Bank Indonesia terus memperluas jangkauan edukasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah kepada generasi muda di berbagai jenjang pendidikan. Diharapkan, nilai-nilai yang ditanamkan sejak awal masa sekolah ini akan tumbuh menjadi kebiasaan positif yang terus melekat, sehingga melahirkan generasi yang bangga menggunakan Rupiah, bijak mengelola keuangan, dan turut menjaga martabat Rupiah sebagai simbol Indonesia.