#MPLS Jadi Momentum Menanamkan Cinta Rupiah, Bank Indonesia Hadir Edukasi Siswa Baru SMP Negeri 7 Denpasar
Denpasar – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tidak hanya menjadi momen bagi siswa baru untuk mengenal lingkungan belajar dan teman-teman sekelasnya. Lebih dari itu, MPLS juga menjadi kesempatan strategis untuk menanamkan nilai-nilai karakter yang akan menjadi bekal dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya adalah membangun kecintaan terhadap Rupiah melalui edukasi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah.
Berangkat dari semangat tersebut, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali melalui program RUPADEWA (Rupiah Pesona Dewata) menyelenggarakan edukasi CBP Rupiah bagi peserta didik baru SMP Negeri 7 Denpasar pada Selasa, 14 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian MPLS sekaligus wujud komitmen Bank Indonesia dalam memperkuat literasi keuangan sejak dini di lingkungan pendidikan.
Sejak awal kegiatan, suasana berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Para siswa aktif mengikuti setiap sesi edukasi yang dikemas secara interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, dan tanya jawab. Berbagai pertanyaan serta pengalaman yang dibagikan peserta menunjukkan tingginya rasa ingin tahu mereka terhadap peran Rupiah dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam kesempatan tersebut, peserta diperkenalkan pada makna Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah sebagai fondasi dalam membangun karakter generasi muda. Siswa diajak memahami pentingnya merawat uang Rupiah, mengenali ciri-ciri keaslian uang melalui metode 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang), serta menggunakan Rupiah secara bijak sebagai simbol kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pemahaman tersebut diharapkan dapat menjadi kebiasaan positif sejak mereka memulai perjalanan di jenjang pendidikan yang baru.
Selain membahas pentingnya menjaga Rupiah, kegiatan ini juga memperkuat literasi keuangan para siswa. Melalui penyampaian materi yang komunikatif dan dekat dengan keseharian pelajar, peserta diperkenalkan pada konsep dasar pengelolaan keuangan, pentingnya menabung, serta kemampuan membedakan kebutuhan dan keinginan. Pembiasaan sederhana ini diharapkan menjadi fondasi bagi lahirnya generasi muda yang cerdas dalam mengambil keputusan finansial.
Edukasi yang diberikan juga menekankan bahwa setiap pelajar memiliki peran sebagai agen perubahan. Dengan pemahaman yang dimiliki, para siswa didorong untuk menyebarluaskan nilai-nilai Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah kepada keluarga, teman, dan lingkungan sekitar. Melalui langkah-langkah sederhana, seperti merawat uang Rupiah dan menggunakan Rupiah dengan bangga, para pelajar dapat menjadi bagian dari gerakan bersama dalam menjaga simbol kedaulatan bangsa.
Respons positif dari pihak sekolah maupun peserta didik menjadi bukti bahwa edukasi yang diberikan sejak awal tahun ajaran mampu memberikan pengalaman belajar yang bermakna. Kolaborasi antara Bank Indonesia dan satuan pendidikan ini juga menunjukkan bahwa sekolah merupakan ruang strategis untuk membangun karakter sekaligus meningkatkan literasi keuangan generasi muda.
Melalui kegiatan CBP Rupiah Goes to School dalam rangka MPLS, diharapkan nilai-nilai Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah semakin tertanam kuat di kalangan pelajar. Dengan bekal pengetahuan dan karakter yang baik sejak hari pertama sekolah, generasi muda diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang bijak dalam mengelola keuangan, bangga menggunakan Rupiah, serta memiliki kepedulian untuk menjaga Rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa.
Karakter yang kuat dimulai sejak hari pertama sekolah. Bersama semangat Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah, generasi muda tumbuh menjadi pribadi yang cerdas finansial dan bangga terhadap Indonesia.