#Belajar Mencintai Rupiah Sejak Dini, Siswa SD 11 Padangsambian Antusias Ikuti Edukasi RUPADEWA
Denpasar – Menanamkan kecintaan terhadap Rupiah sebaiknya dimulai sejak usia dini. Melalui pemahaman yang sederhana dan menyenangkan, anak-anak dapat mengenal bahwa Rupiah bukan hanya alat pembayaran, tetapi juga simbol kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang patut dijaga dan dibanggakan. Kesadaran tersebut menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang memiliki karakter kuat sekaligus literasi keuangan yang baik.
Komitmen tersebut diwujudkan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali melalui Unit Implementasi Pengelolaan Uang Rupiah (UIPUR) dengan menyelenggarakan program RUPADEWA (Rupiah Pesona Dewata) di SD 11 Padangsambian, Kota Denpasar, pada Kamis, 16 Juli 2026. Kegiatan edukasi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah ini dirancang secara interaktif agar mudah dipahami oleh peserta didik sekolah dasar melalui berbagai aktivitas yang menyenangkan.
Sejak awal kegiatan, suasana belajar berlangsung meriah dan penuh semangat. Para siswa mengikuti setiap sesi dengan antusias melalui permainan edukatif, kuis interaktif, diskusi, serta praktik langsung mengenali ciri-ciri keaslian uang Rupiah. Pendekatan yang komunikatif membuat peserta tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga aktif berpartisipasi dalam setiap rangkaian kegiatan.
Dalam sesi edukasi, siswa diperkenalkan pada makna Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah sebagai bagian dari karakter generasi muda Indonesia. Mereka diajak memahami pentingnya merawat uang Rupiah dengan baik, mengenali keaslian uang menggunakan metode 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang), serta memahami bahwa Rupiah merupakan simbol kedaulatan bangsa yang harus dihormati dan dijaga bersama. Melalui penyampaian yang disesuaikan dengan usia peserta, nilai-nilai tersebut dapat diterima dengan lebih mudah dan menyenangkan.
Selain memperkuat pemahaman mengenai Rupiah, kegiatan ini juga menjadi sarana pengenalan literasi keuangan sejak dini. Melalui simulasi dan contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, siswa diajak membangun kebiasaan menabung, mengelola uang secara sederhana, serta menggunakan uang secara bijak dan bertanggung jawab. Pembelajaran yang dikemas dalam bentuk permainan dan kuis menjadikan proses belajar terasa lebih menarik sekaligus membangun kebiasaan positif sejak usia sekolah dasar.
Lebih dari sekadar menambah pengetahuan, kegiatan ini juga mendorong para siswa untuk menjadi duta kecil CBP Rupiah di lingkungan sekitarnya. Mereka diharapkan mampu membawa pulang pesan-pesan positif mengenai pentingnya menjaga Rupiah, kemudian membagikannya kepada keluarga, teman, maupun masyarakat di sekitar. Dengan demikian, edukasi yang diberikan di sekolah dapat memberikan dampak yang lebih luas melalui peran aktif para peserta didik.
Antusiasme yang ditunjukkan siswa selama mengikuti setiap sesi menjadi bukti bahwa pendekatan edukasi yang kreatif dan menyenangkan mampu meningkatkan pemahaman sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap Rupiah. Dukungan dari pihak sekolah juga menunjukkan pentingnya kolaborasi antara Bank Indonesia dan dunia pendidikan dalam membangun budaya literasi keuangan sejak usia dini.
Melalui program RUPADEWA, Bank Indonesia berharap nilai-nilai Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah semakin tertanam kuat di kalangan generasi muda. Dengan mengenal dan menghargai Rupiah sejak bangku sekolah dasar, anak-anak diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang cerdas finansial, bangga menggunakan Rupiah, serta memiliki kepedulian untuk menjaga simbol kedaulatan bangsa dalam kehidupan sehari-hari.
Dari ruang-ruang kelas sekolah dasar, tumbuh generasi yang tidak hanya gemar belajar, tetapi juga bangga terhadap Rupiah, bijak mengelola keuangan, dan siap menjadi pelopor dalam menjaga kedaulatan bangsa melalui tindakan-tindakan sederhana yang bermakna.